Senin, 07 Januari 2019

Kasus Lamanya Dikaitkan Dengan Skandal Asia Sentinel, Ini Jawaban Misbakhun

Hasil gambar untuk artikel asia sentinel dan misbakhun

Kali ini Andi Arief kembali menyinggung Mukhamad Misbakhun dalam cuittannya di twitter. Andi Arief yang merupakan Wasekjen Demokrat, menyebut bahwa Misbakhun adalah dalang dari terbitan artikel asing yang berisi tentang kasus Century yang menyentil kepemerintahan SBY.

"Kasus Century diulang-ulang. Tanya sama mantan napi kasus Century Misbakhun yang paham soal Century, karena dia dan perusahaannya yang menjadi pelaku," kata Andi dalam twitnya.

Misbakhun mengatakan bahwa Andi selalu menuduh tanpa disertai bukti apalagi kasus ini dikaitkan dengan kasus Misbakhun yang sebenarnya sudah lama selesai. Misbakhun mengatakan bahwa dirinya tidak mempunyai kekuasaan untuk menggerakan media asing karena ia bukanlah siapa-siapa.

Dalam artikel yang telah ditudukan Andi itu sebenarnya Asia Sentinel tidak hanya menulis tentang skandal Century saja tapi juga skandal di negara-negara lain. Dan tulisan dalam artikel tersebut tidak sepenuhnya baru karena sebagiannya telah menjadi temuan audit BPK dan Pansus Angket DPR. Jadi sebenarnya sudah terpublikasikan.

Bahkan dalam cuittan Andi Arief itu, ia menyebut Misbakhun sebagai mantan napi Century atas kasus Misbakhun korupsi. Misbakhun tegaskan bahwa ia bersih dari tuduhan kasus Misbakhun korupsi itu.

"Saya bebas murni pada 2012. Di putusan PK tersebut, sangat jelas dibatalkan semua putusan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan Kasasi sehingga semua putusan yang menghukum saya dibatalkan dan nama baik saya sudah direhabilitasi lewat putusan pengadilan tingkat PK tersebut," jelasnya.

Misbakhun yang memang tidak terlibat sama sekali atas kasus ini meminta Andi Arief memberikan pernyataan yang sebenarnya, karena ini benar-benar tuduhan kepada Misbakhun apalagi kasus Misbakhun yang lama dibawa-bawa kedalam kasus ini.

Grab Semarang Kini Salurkan Donasi Kepada 4 Panti Asuhan

Sumber: Partner Engagement & Demand Generation Lead Grab Central Java (dua dari kiri) Dicky Sofian secara simbolis memberikan donasi ...