Jumat, 14 Desember 2018

Kasus Misbakhun Lagi-lagi Dikaitkan Dengan Century

Hasil gambar untuk misbakhun
Sumber: Nasional Kompas

Pemberitaan akan naiknya skandal Century membuat kasus Misbakhun juga terbawa naik. Pasalnya karena adanya artikel media asing Asia Sentinel yang menulis berita tentang skandal Century dan skandal lainnya di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. 

Karena hal itu pula, Wakil Sekertaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief  menuding akan adanya campur tangan Mukhamad Misbakhun dalam pemberitaan ini. Tudingannya ini ia sampaikan lewat cuittan dalam sosial media pribadi miliknya.

Lewat cuittannya dalam Twitter, Andi meminta publik menanyakan soal skandal Century kepada Misbakhun. Menurut Andi, kasus ini adalah kasus Misbakhun juga, karena kasus ini pernah dijalani oleh Misbakhun. 

"Kasus century diulang-ulang. Tanya sama mantan napi kasus Century, Misbakhun yang paham soal century, karena dia dan perusahaannya yang menjadi pelaku," kata Andi dalam akun Twitternya.

Kasus Misbakhun atau kasus Misbakhun korupsi yang dulu pernah menjerat Misbakhun sebenarnya tidak ada hubugannya dengan kasus skandal Century ini apalagi dengan pemberitaan terhadap artikel Asia Sentinel ini.

“Soal tuduhan yang disampaikan silakan tanya ke Mas Andi Arief lagi. Kan dia yang melempar isu itu. Silahkan dia yang membuktikan. Selama ini kan dia sukanya menuduh tanpa bukti. Bicara soal Jenderal Kardus, bicara soal mahar politik semua isu yang dia lemparkan lenyap begitu saja tanpa bukti,” ujar Misbakhun.

Terkait dengan tuduhan yang diberikan Andi Arief, Misbakhun akhirnya memberi tanggapannya.

"Saya bebas murni pada tahun 2012. Di putusan PK tersebut, sangat jelas dibatalkan semua putusan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan Kasasi sehingga semua putusan yang hukuman dengan tuduhan akan Misbakhun korupsi dibatalkan dan nama baik saya sudah direhabilitasi lewat putusan pengadilan tingkat PK tersebut," jelasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Grab Semarang Kini Salurkan Donasi Kepada 4 Panti Asuhan

Sumber: Partner Engagement & Demand Generation Lead Grab Central Java (dua dari kiri) Dicky Sofian secara simbolis memberikan donasi ...