Minggu, 22 Desember 2019

MUI Pamekasan Minta Umat Islam Hormati Perayaan Natal

Image result for MUI Minta Umat Islam Hormati Perayaan Keagamaan Umat Kristiani
Sumber: Republika

Majelis Ulama Indonesia Pamekasan, Jawa Timur, meminta umat Islam menghormati perayaan keagamaan umat Kristiani, karena hal itu merupakan tuntunan dari ajaran agama Islam. Dimana menghormati agama lain dalam ketentuan agama Islam ini, menurut dia, dengan tidak mengganggu kegiatan keagamaan yang mereka lakukan, juga tidak melakukan kegiatan yang menyerupai kegiatan dan kebiasaan mereka.

"Prinsip menghormati pemeluk agama lain ini sebagaimana hadits yang menyebutkan bahwa bagiku agamaku dan bagimu agamamu," kata Sekretaris MUI Pamekasan Imam Santoso, (22/12) Seperti yang dilansir dari laman Akurat.

Imam Santoso menjelaskan, salah satunya seperti berpakaian ala pakaian umat Kristiani.

"Tidak berarti menghormati, jika ada karyawan sebuah perusahaan yang muslim, tapi diminta oleh perusahaan dimana mereka bekerja berpakaian sinterklas," katanya.

Penghormatan atau toleransi antarumat beragama sebagaimana dianjurkan dalam agama Islam adalah memberikan ruang kebebasan bagi pemeluk agama lain untuk beribadah.

Imam menilai selama ini ada persepsi yang keliru di sebagian umat Islam dalam memahami toleransi umat beragama, antara lain dengan melakukan kegiatan sebagaimana kegiatan penganut agama tersebut.

Ia mencontohkan seperti menyambut pergantian malam tahun baru Masehi.

"Umat Islam, mestinya tidak menyambut tahun baru Masehi ini secara berlebihan," kata Imam.

Malah jika umat Islam ikut menyambut pergantian tahun baru Masehi, hanya akan membuat repot para petugas kepolisian mengatur arus lalu lintas yang macet karena terjadi penumpukan arus di jalan raya.

"Ini sama halnya tidak mendukung upaya mewujudkan situasi yang kondusif di satu sisi," katanya.

Sementara itu, aparat Polres Pamekasan menerjunkan sedikitnya 561 personel guna mengamankan perayaan Natal dan pergantian malam tahun baru 2020 di wilayah itu.

"Ke-561 personel yang kami siapkan ini, gabungan dari berbagai satuan," kata Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari.

Perinciannya terdiri dari personel Polres Pamekasan sebanyak 250 orang, Brimob Subden 3 Den A 50 orang, Kodim 0826 Pamekasan sebanyak 100 orang, Pon TNI sebanyak sembilan orang, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Pamekasan sebanyak 30 orang.

Selanjutnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) sebanyak 30 orang, Senkom Mitra Polri sebanyak 15 orang, Pramuka sebanyak 15 orang, dan petugas medis dari Dinas Kesehatan  Pemkab Pamekasan sebanyak enam orang.

Selain itu, personel lainnya yang juga bergabung untuk pengamanan Perayaan Natal dan Pergantian Malam Tahun Baru 2020 ini dari petugas pemadam kebakaran  sebanyak enam orang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah  Pemkab Pamekasan sebanyak enam orang, PLN enam orang, dan dari Jasa Raharja sebanyak enam orang.

"Selain itu ada lagi unsur Senkom 6 orang, PMI sebanyak enam orang, Orari 6enam orang, Rapi enam orang, dari radio sebanyak dua orang," kata Djoko Lestari.

Pengamanan Perayaan Natal dan Pergantian Malam Tahun 2020 ini akan berlangsung mulai 23 Desember hingga 1 Januari 2019.

Fokus pengamanan adalah sejumlah objek yang ada di Kabupaten Pamekasan, seperti tempat ibadah umat Kristiani yang akan merayakan misa Natal, pusat perbelanjaan dan objek wisata yang ada di Kabupaten Pamekasan.

Sumber: Akurat.co 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Grab Semarang Kini Salurkan Donasi Kepada 4 Panti Asuhan

Sumber: Partner Engagement & Demand Generation Lead Grab Central Java (dua dari kiri) Dicky Sofian secara simbolis memberikan donasi ...